Selasa, 27 Oktober 2009

DIPONOGORO

Di masa pembangunan ini
Tuan hidup kembali

Dan bara kagum menjadi api

Di depan sekali tuan menanti
Tak gentar.Lawan banyaknya seratus kali.
Pedang di kanan,keris di kiri
Berselempang semangat yang tak bisa mati.

MAJU

Ini barisantak bergenderang-berpalu
Kepercayaan tanda menyerbu.

Sekali berarti
Sudah itu Mati.

MAJU

Bagimu Negeri
Menyediakan Api.

Punah di atas menghamba
Binasa di atas ditinda

Sungguhpun dalam ajal baru tercapai
Jika hidup Harus merasai

Maju.
Serbu.
Serang.
Terjang.
Febuari 1943
* Dikutip dari buku “Derai-Derai Cemara”
Chairil Anwar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar